Amerika Serikat

[News][threecolumns]

China Movie

[News][list]

India Movie

[News][threecolumns]

Africa Movie

[News][list]

Indonesia Movie

[News][twocolumns]

European Movie

[News][bleft]

Asia Movie

[News][list]

Sunday, December 9, 2012

Meningkatkan Kesadaran HIV/AIDS Lewat Cinta dari Wamena

cinta dari ...
 
Demi meningkatkan pemahaman terhadap HIV/AIDS, sebuah film berjudul Cinta dari Wamena akan segera dirilis. Film hasil garapan sutradara Lasja Susatyo itu turut dibintangi oleh Nicholas Saputra, Susan Bachtiar Yusuf dan pemain asli Papua yaitu Maximus Itlay, Benyamin Lagowan, dan Madonna Marrey.
 
Film yang pengambilan gambarnya dilakukan di provinsi Papua Barat ini akan menyoroti persahabat tiga orang anak yang meninggalkan kampung halaman mereka untuk mengejar impian dan menghadapi berbagai tantangan kehidupan di Wamena.
 
"Pertama senang sekali akhirnya film ini akan dirilis, saya sangat bersyukur. Film ini sangat berarti, dengan isi cerita yang menyentuh. Disini saya sangat bebas berkarya tanpa batasan dan bisa bekerjasama dengan teman-teman," ujar Lasja Susatyo saat ditemui pada acara Sneak Peak film Cinta dari Wamena di Grand Indonesia, Jakarta Pusat.
 
Nicholas Saputra yang menjadi salah satu pemain Cinta dari Wamena sempat curhat tentang keterlibatan dirinya di film tersebut. Menurut Nico keterlibatan dirinya di film yang dibiayai oleh Pemerintah Australia lewat program AusAID dan Ford Foundation itu tidaklah besar.
 
"Awalnya mbak Lasya mengajak, tapi kebetulan nggak dapat syuting di Wamena. syutingnya di Jakarta dan cukup cepat. Saya berharap ikut kesana, karena alamnya indah sekali," cerita Nico.
 
Menurut Nico dirinya terlibat di Cinta dari Wamena karena Ia prihatin dengan perkembangan penyakit HIV/AIDS di tanah Papua. "Angkanya cukup tinggi sekali dan mengkhawatirkan," tambah bintang Ada Apa Dengan Cinta? (2002) itu.
 
Sementara Susan Bachtiar yang juga turut meramaikan Cinta dari Wamena berharap film yang direncanakan akan tayang pada Maret 2013 itu bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat Indonesia, khususnya di Papua.
 
"Senang bisa jadi bagian dari film ini, meski cuma sebagai pendukung, tapi saya rasa film seperti ini harus banyak karena ini isu yang cukup besar. Mudah-mudahan film ini bisa memberikan edukasi ke masyarakat," harap Susan." (Cinema21)
Silahkan berkomentar
  • Blogger Berkomentar dengan Blogger
  • Facebook Berkomentar dengan Facebook
  • Disqus Berkomentar dengan Disqus

No comments :